NEWS
DETAILS
Rabu, 24 Jan 2024 09:26 - Honda DAW Community

Manado - Kestabilan motor saat berkendara menjadi salah satu faktor penting di jalan, karena dengan stabilnya motor kita bisa berkendara dengan aman dan nyaman. Namun apa jadinya jika motor yang kamu kendarai tidak stabil alias suka goyang padahal jalan yang dilewati mulus.

Begitupun disaat menikung, motor tidak bisa dibawa sesuai arahan badan dan pasti selalu membuang jauh. Banyak faktor penyebab motor goyang saat jalan, salah satunya dari benjolan pada ban, kondisi velg yang sudah tidak bulat lagi alias peyang, atau bisa juga salah satu shock depan yang sudah bocor.

 

Faktor Penyebab Motor Oleng Saat Menikung:

  1. Ban Benjol

Biasanya faktor tersebut disebabkan dari cara berkendara yang kurang hati-hati dan sering menghajar lubang di jalan. Untuk mengetahui hal tersebut kamu bisa cek pada bagian ban, ada benjolan atau tidak. Benjolan pada ban ini disebabkan oleh tiga faktor, yang pertama karena memaksakan jalan disaat ban kurang angin, yang kedua ban sering dalam kondisi kurang angin dan yang ketiga banyak bekas tambal ban.

Jika kondisi seperti ini ada pada motor kamu, maka sebaiknya ban langsung diganti dengan yang baru, karena udara yang masuk ke dinding ban tidak bisa dikeluarkan lagi dan itu menjadi penyebab ban benjol atau ban bunting itu tidak dapat diperbaiki lagi.

Untuk mengatasinya kamu bisa memeriksa tekanan angin setiap motor mau digunakan dan juga mengisi angin ban secara berkala.

 

  1. Karat Bearing Roda

Karat pada bearing roda dikarenakan pemakaian dapat menyebabkan motor goyang atau tidak stabil, untuk memeriksanya kamu harus ke bengkel dan bongkar pada salah satu ban, ada baiknya untuk mengganti kedua sisi bearing, agar ban dapat berputar secara optimal.

 

  1. Bosh Shockbreaker

Penyebab lain dari motor yang tidak stabil ada pada bosh shockbreaker, untuk kondisi satu ini kamu harus mengganti dengan bosh yang baru.

 

  1. Shockbreaker Bocor

Kebocoran pada shockbreaker bagian depan dapat membuat motor tidak dapat belok dengan optimal, dalam artian disaat menikung, motor tidak bisa dibawa sesuai arahan badan, pasti selalu membuang jauh.

 

  1. Velg Peyang

Kondisi velg yang peyang diakibatkan karena sering menghajar lubang dijalan dan tidak berhati-hati dalam berkendara, atau bisa juga diakibatkan oleh beban yang berlebih membuat velg menjadi penyok atau peyang, jika sudah begitu maka kamu harus segera memperbaikinya karena jika digunakan akan membahayakan kamu dan pengendara lain. Velg yang peyang dapat kembali seperti semula dengan cara di-press menggunakan mesin hidrolik, untuk mudahnya kamu bisa mengunjungi bengkel khusus press velg.

 

Biasanya bengkel tersebut melayani press velg, shockbreaker, segitiga dan juga rangka, harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Dengan biaya dari Rp80,000 – Rp120,000 kamu sudah bisa mendapatkan velg yang sudah kembali ke bentuk semula.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK