NEWS
DETAILS
Rabu, 24 Oct 2018 12:13 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Kawan-kawan.... Tim Touring Pusaka Reksa Bakti Borneo yang merupakan bagian dari tim touring tangguh yang dibuat oleh Ikatan Motor Honda Jawa Barat dan Daya Adicipta Motora serta didukung penuh oleh Astra Honda Motor untuk mensukseskan Dekade Honda Bikers Day 2018 , Ketapang Doyong Pangandaran-Jawa Barat 17 November 2018 yang mempunyai misi di pulau Kalimantan.

Ketika sedang berada di Pontianak, Tim Purba Borneo tidak melewatkan kesempatan untuk datang ke salah satu tempat penting di Pontianak yaitu tugu nol Khatulistiwa.

Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Lokasinya berada sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak, ke arah kota Mempawah.

Tugu ini menjadi salah satu ikon wisata Kota Pontianak dan selalu dikunjungi masyarakat, khususnya wisatawan yang datang ke Kota Pontianak.

Sejarah mengenai pembangunan tugu ini dapat dibaca pada catatan yang terdapat di dalam gedung.

Dalam catatan tersebut disebutkan bahwa : Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzichter Wiese dikutip dari Bijdragen tot de geographie dari Chef Van den topographischen dienst in Nederlandsch- Indië : Den 31 sten Maart 1928 telah datang di Pontianak satu ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di kota Pontianak dengan konstruksi sebagai berikut :

a. Tugu pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan anak panah.

b. Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkarang dan anak panah.

c. Tahun 1938 dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh opzicter / architech Silaban. Tugu asli tersebut dapat dilihat pada bagian dalam.

d. Tahun tahun 1990, kembali Tugu Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli serta pembuatan duplikat tugu dengan ukuran lima kali lebih besar dari tugu yang aslinya. Peresmiannya pada tanggal 21 September 1991.

RELATED
NEWS