NEWS
DETAILS
Jumat, 12 Nov 2021 07:29 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Kawan-kawan... Pemilik Honda CRF150L yang suka adventure akan menghabiskan akhir pekan atau hari libur untuk menyalurkan hobi. Berpetualang menikmati alam bersama CRF150L kesayangan ke hutan atau gunung.

Sebelum berangkat berpetualang, pengendara dan CRF150L disiapkan agar lancar dan nyaman selama adventure. Mengingat perjalanan adventure kadang jauh dari mana-mana. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti mogok, cek dulu CRF150L hingga siap dipakai adventure.

Pengecekan pada Honda CRF150L diantaranya pada :

1. Oli mesin

Sebagai pelumas mesin, oli mesin penting di cek. Pastikan kapasitas olinya cukup.  Lihat di stik level oli mesin ketinggian olinya standar atau kurang. Bila kurang segera lakukan penambahan sampai dibatas tengahnya.

Jangan berlebih hingga penuh. Karena akan membuat kerja mesin berat.

2. Tekanan angin

Bagian motor yang langsung bersinggungan dengan jalan yang akan dilalui ban. Periksa tekanan angin ban. Tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan di 22 Psi. Bila kurang tambahkan angin. Jika lebih kurangi supaya sesuai dengan tekanan yang direkomendasikan.

3. Stopper ban

Rim Lock atau stopper ban berguna mengunci pelek antara ban dalam dan ban luar.
Saat tekanan angin ban berkurang atau kempis, ban luar dan pelek tidak kuat ikatannya sehingga bisa membuat ban luar bergerak yang mendorong ban dalam sehingga bisa menyebabkan pentil ban terdorong dan ban dalam sobek.

Pelek depan-belakang All New Honda CRF150L sudah disediakan lubang yang dapat dipasangi rim lock. Pasang rim lock demi keamanan selama perjalanan.

4. Throttle gas dan tuas handel kopling

Periksa gas dan kopling. Settingan gas dan kopling membuat mudah pengendalian CRF150L.
Atur jarak bebas bukaan gas dengan jarak 2 mm-6 mm. Handle kopling jarak main bebas koplingnya 10 mm-20 mm dan hindari penggunaan setengah kopling bersamaan putaran handle gas yang tinggi supaya kopling tidak selip dan mudah habis.

5. Rantai roda

Rantai vital perannya karena meneruskan tenaga mesin ke roda belakang. Cek jarak bebas rantai CRF150L sebelum digunakan.

Rantai yang terlalu kendor kurang cepat responnya dan dapat bergesekan dengan swing arm. Terlalu kencang juga bisa mudah putus, atur jarak bebasnya antara 20-30 mm.

6. Komstir 

Handling motor yang mudah sangat menyenangkan. Apalagi pas adventure. Maka itu cek pergerakan komstir dengan cara mencoba mengarahkan ke kanan dan ke kiri.

Periksa juga setangnya. Ikatan ke dudukan atau rangka kuat. Tidak  kendor supaya pengendalian motor enak.

7. Bahan bakar

Isi penuh tangki. Perjalanan di hutan dan gunung jauh dari penjual bahan bakar atau SPBU, maka itu pastikan bahan bakar cukup untuk perjalanan sampai balik.

8. Cek mur baut
Cek seluruh mur baut yang ada di CRF150L. Pastikan semuanya mengikat dengan baik dan kuat. Jangan smapai kendor.

RELATED
NEWS